Ukhtiaifa's Blog

Menuju Pertemuan Terindah

Cerita Indah Dari Negeri Dongeng August 10, 2009

Filed under: Friendship — ukhtiaifa @ 1:59 pm
Tags: , , , , , , , ,

Menginjakkan kaki di bumi Cikiray pertama kali, merupakan suatu pengalaman yang takkan pernah terlupakan. Melalui serangkaian tes yang membuat dada berdebar, kian tak tentu karena penantian atas suatu keputusan yang bahkan aku tak tahu hasilnya nanti.

Akhirnya setelah butir-butir keringat yang aku keluarkan, menetes tak terperi layaknya manusia kegerahan di sabana terluas, atas izin-Nya aku mendapatkan kesempatan itu. Kesempatan yang bahkan tak pernah kubayangkan dalam diri ini akan menjadi nyata. Aku lulus!! Aku kuliah di BEC.

Aku melalui hari-hari yang menyenangkan di kampus baruku. Aku berteman, bersahabat, menjalin kekerabatan yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Mendapatkan banyak sahabat, merupakan anugerah terindah dalam hidupku. Namun, BEC tentulah bukan hanya sekedar tempat untuk menjalin persahabatan. Meskipun banyak cerita tentang indahnya pertemanan, cerita itupun mengalir dalam kehidupan pembelajaran di Bogor EduCARE yang aku lalui kemudian.

Belajar!!! Suatu irama yang berdetak kencang dalam kehidupanku di BEC, mengalir bagai air terjun yang jatuh ke peraduannya. Indah, penuh nada yang mengalun mewarnai ritme nafas hidupku.

Aku bahagia belajar di BEC, rasanya aku tak menemukan kata lain selain bahagia. Aku belajar bagaimana menghargai orang lain, belajar mencintai kekurangan dan kelebihan diri sendiri, Menerima segalanya dengan rasa  “indah”.

Jika kau bertanya padaku tentang dukaku di BEC, dapat kukatakan tak ada. Segalanya telah begitu baik Allah berikan padaku, Kuliah Gratis, dan semua fasilitas yang begitu baiknya. Bagiku, segalanya adalah pembelajaran tentang memahami arti hidup. Mencintai Sang Maha Pemililk Cinta.

Belajarku di kelas Grammar, Speaking, Business Writing, Web Internet, Graphic Design, dll, yang kulalui dengan dosen-dosen yang telah kuanggap kawan karib membuat tugas yang membebani pundakku tak terasa bagaikan beban, namun laksana selendang sutra yang bahkan tak memberatkan sama sekali.

Aku bahagia disana. Aku menemukan kegembiraan dengan kawan dan sahabatku. Bahkan jika boleh kukatakan, kinipun aku senang berkawan dengan Grammar yang dimusuhi hampir seluruh mahasiswa. Aku mulai menyenangi tumpukan tugas yang membuat kamarku berantakan seperti kapal pecah. Aku menyukai segalanya sekarang.

Dan kini, ketika masa perpisahanku dengan tugas dan dosen-dosen yang kusayangi telah tiba, aku tak menyesal telah mengenal mereka, aku tak menyesal harus pergi meninggalkan mereka. Karena Allah telah begitu baik menghimpunkan sejuta kenangan indah yang mengkristal dalam relung hati ini. Mungkin sampai nanti. Ketika masa perjumpaan itu telah tiba. Perjumpaan Terindah.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.